Penandatanganan Record of Discussion Ditjen Dikti Dan KOICA
Written by Poltek Kampar
Wednesday, 08 September 2010
Jakarta, 31 Agustus 2010, KOICA (Korea International Cooperation Agency), Pemerintah Republik Korea dan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional menandatangani Record of Discussion (ROD) untuk sebuah kerjasama dalam penanganan limbah dari industry pengolahan kelapa sawit dan produksi Bio-Energy dan Bio-Fertilizer.
Ditjen Dikti yang diwakili oleh Institut Teknologi Bandung (ITB) akan mengimplementasikan proyek ini. Adapun lokasi proyek berada di Politeknik Kampar, Riau. Dalam hal ini pemerintah Kabupaten Kampar, Riau, akan memberikan dukungan juga terhadap proyek ini dengan ditandatanganinya nota kesepahaman antara ITB dan Pemerintah Kabupaten Kampar.
Pemerintah Republik Korea akan menghibahkan dana bantuan untuk pengimplementasian proyek ini dengan dana sebesar 2,5 juta dollar AS. Pihak Indonesia akan menyediakan peneliti-peneliti pendamping dari ITB, dan tanah 3.000 m2 yang terletak di Kampar dan menanggung biaya operasional, selain yang tercakup dalam bantuan. Proyek ini diajukan ke KOICA melalui BAPPENAS di bawah skema Kemitraan Perubahan Iklim Asia Timur 2009-2010.
Hadir dalam acara penandatanganan adalah Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemdiknas, Prof. Dr. Ir. Djoko Santoso, M.Sc., perwakilan KOICA, Mr. Choi Sung Ho, Wakil Rektor ITB Wawan Gunawan, serta Direktur Politeknik Kampar. Pada sambutannya Mr. choi mengatakan, “kami mengadakan Training Program di Korea. Dengan adanya program ini diharapkan dapat semakin mempererat kerjasama antara kedua Negara”.
Korea biayai penanganan limbah sawit senilai US$2,5 juta
Written by Poltek Kampar
Wednesday, 08 September 2010
Korea International Cooperation Agency (Koica) membiayai proyek
penanganan limbah dari industri pengolahan kelapa sawit dan produksi
bioenergy dan biofertilizer di Politeknik Kampar, Riau, senilai US$2,5
juta.
Pendatanganan Nota Kesepahaman dilakukan oleh Dirjen Pendidikan Tinggi
Kementerian Pendidikan Nasional Joko Santoso dan Kepala Perwakilan
Koica Indonesia Sungho Choi di Gedung Kemdiknas Jakarta, Selasa
(31/8/2010). Menurut Joko, dia akan menugaskan ITB untuk mengimplementasikan proyek
ini dengan menyediakan peneliti pendamping dari ITB. “Dosen-dosen dari
ITB akan dilatih oleh Koica untuk diimplementasikan di Politeknik
Kampar,” katanya seperti dilansir laman Depkominfo, Selasa (31/8/2010).
Joko menambahkan, proyek ini meliputi pembangunan fasilitas untuk
penanganan limbah pabrik dari minyak kelapa sawit dengan memproduksi
limbah cair bioenergy dan biofertilizer. Dari pihak Korea juga akan
mengirimkan tiga tenaga ahlinya ke Indonesia sebagai konsultan, selain
program pelatihan di Korea.
Proyek ini akan berjalan selama tiga tahun (2010–2012) dengan tujuan
mendorong pengurangan pencemaran lingkungan dan emisi CO2 dari pabrik
minyak sawit. “Di samping itu meningkatkan nilai tambah industri minyak sawit dengan menghasilkan energi dan pupuk,” jelas Joko.
Last Updated ( Wednesday, 08 September 2010 )
workshop TOT (Training of The Trainer )
Written by muhammad ridwan
Tuesday, 27 July 2010
Workshop: Training of the trainers Essentials of Project-Based Learning: Facilitator Training, Curriculum Design,Problem Construction and Student Assessment Introduction: This workshop combines training in the essential faculty skills for project-basedlearning, including how to design a project-based curriculum and draft theproblems central to it, how to facilitate small groups and how to assessstudents. By interweaving the skills sessions, participants will be able todevelop their facilitating skills while tutoring the problems they aredeveloping for their own curriculum. Course objectives: Each participantwill be able to: 1. Articulate the principles of project-based learning. 2. Design a project-based curriculum. 3. Construct projects to be used in a projects-based curriculum. 4. Facilitate a projects-based small group. 5. Design aperformance based assessment system.
Facilitators : · Dr.Mario van Berlo · Mrs.Ingrid Marijke Dumpel
Langguage: Training willbe given in English and bahasa Indonesia Schedule and Training Cost: August, 2 - 4, 2010 at Hotel Pangeran Pekanbaru Training cost : Rp. 3.500.000,- / person( include hotel, lunch and sertifcate ) contact person SUNANTO (081371166309)